Gurl's Translate

English French German Spain Italian Dutch Russian Portuguese Japanese Korean Arabic Chinese Simplified

Friday, January 24, 2014

1) Air Terjun Gua Pule Jajar


Bukit-bukit karst di Gunungkidul menyimpan potensi gua yang melimpah. Gua Pule Jajar di Desa Jepitu, Kecamatan Giri Subo, Kabupaten Gunungkidul salah satunya. Dari ibu kota Yogyakarta, gua tersebut berjarak sekitar 78 kilometer. Letaknya berdekatan dengan objek wisata Pantai Wedi Ombo.

Salah satu daya tarik Gua Pule Jajar adalah sungai bawah tanah berarus deras dan air terjun setinggi 5 meter. Pintu masuk gua berupa celah vertikal yang berukuran sempit. Semakin ke dalam, lorongnya bertambah sempit, pengap, dan berlumpur. Hanya orang-orang berpostur kecil yang dapat dengan mudah menjelajah lorong tersebut. Lorong masuk itu berujung di lorong utama yang luas dan dialiri sungai berarus deras. Dari sungai tersebut, perjalanan menuju air terjun tinggal 10 menit lagi.

Saat ini, Gua Pule Jajar masih dalam tahap eksplorasi. Pengunjung yang datang ke gua ini umumnya adalah mahasiswa pencinta alam dan kalangan speleolog yang berusaha mempelajari gua dan lingkungannya.

2) Air Terjun Gua Seropan


Masih di Gunungkidul, tepatnya di Desa Semuluh, Kecamatan Semaun, terdapat gua sepanjang 888 meter bernama Gua Seropan. Gua yang terbentuk pada kedalaman 60 meter di bawah permukaan tanah ini memiliki air terjun setinggi 7 meter yang potensial dimanfaatkan sebagai pembangkit listrik mikrohidro.

3) Air Terjun Gua Cerme 


Gua Cerme terletak di Dusun Srunggo, Desa Selopamioro, Kecamatan Imogiri, Kabupaten Bantul, Yogyakarta. Berjarak sekitar 22 kilometer dari Kota Yogyakarta. Adapun air terjun yang terdapat dalam salah satu kamar di Gua Cerme bernama air terjun Grojogan Sewu.

Gua sepanjang 1.300 meter ini memiliki dua pintu masuk, yakni melalui Luweng Ploso di Desa Giritirto, Kecamatan Panggang, Kabupaten Gunungkidul dan melalui jalur yang biasa dipakai oleh wisatawan yang berada tepat di mulut Gua Cerme.

Untuk masuk ke gua ini, pengunjung perlu peralatan khusus seperti helm speleo dan senter. Pengunjung juga perlu didampingi orang yang mengenal betul lorong-lorong di dalam gua, sebab ada banyak simpangan yang cukup menyesatkan. Antara lain percabangan di Gua Pandu, di bawah air terjun Grojogan Sewu, dan lorong buntu Air Suci.

Nama cerme kabarnya diambil dari kata ceramah. Sebab gua ini pernah menjadi tempat pertemuan para wali yang menyebarkan agama Islam di Jawa. Sejak tahun 1980-an, Gua Cerme sudah dikenal sebagai gua wisata.
Categories:


0 comments:

Post a Comment

Related Posts Plugin for WordPress, Blogger...